Sumber Daya Alam
Sumber daya alam adalah segala potensi alam yang dapat dikembangkan untuk proses produksi. Sumber daya alam ialah semua kekayaan alam baik berupa benda mati (abiotiuk) maupun benda hidup (biotik) yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia.
Pemanfaatan Sumber Daya Alam
Sumber daya alam merupakan salah satu modal dasar pembangunan. Sebagai modal dasar, sumber daya alam harus dimanfaatkan sepenuh-penuhnya tetapi dengan cara yang tidak merusak. Oleh karena itu, cara-cara yang dipergunakan harus dipilih yang dapat memelihara dan mengembangkan agar modal dasar tersebut makin besar manfaatnya untuk pembangunan dimasa datang.
Tenaga ahli memanfaatkan sumber daya alam dengan teknologi yang canggih. Tenaga ahli yang bermutu akan menghasilkan bibit yang bermutu dan menghasilkan tanaman yang berkualitas dan menghasilkan industri yang berkualitas.
Teknologi yang digunakan beserta alat-alatnya yang berkembang dengan pesat dapat mempercepat dan mempermudah produktivitas alat-alat yang digunakan tenaga ahli
Sumber Daya Alam Biotik
Sumber Daya Alam Biotik ialah segala potensi yang terdapat di alam, yang bersifat hidup, atau memiliki cirri kehidupan, seperti tumbuh, berkembang, berkembang biak, dsb. SDA Biotik ini lebih bersifat bisa diperbaharui, atau dilestarikan, karena kemampuan nya untuk berkembang biak. Contohnya adalah Hewan, salah satu kekayaan yang dimiliki alam adalah hewan yang banyak dimanfaatkan manusia, sebagai alat Transportasi, bahan pangan, atau hiasan (sebagai peliharaan/hobi).
Sifatnya dapat diperbaharui (continuity) membuat SDA biotik ini mudah sekali diketemukan, hamper di sekitar kita, terdapat banyak SDA ini. Namun, tidak sedikit pula SDA ini yang belum termanfaatkan karena keterbatasan manusia itu sendiri. Sehingga, kini banyak bermunculan teknologi dan Researh yang mencari kebenaran dan efektifitas serta efisiensi dari SDA ini.
Sumber Daya Alam Abiotik
Kebalikan dari SDA biotik adalah SDA abiotik. SDA ini memiliki sifat tidak hidup, berarti benda mati. SDA ini memiliki dua sifat, yaitu continuity (dapat diperbaharui) dan discontinuity (tidak bisa diperbaharui). Contoh dari SDA yang continuity adalah Udara, air, dan tanah. Masing-masing dari SDA ini adalah bisa terbaharui dengan otomatis karena faktor alam (daur ulang alamiah). SDA yang discontinuity contohnya adalah Sumber Daya mineral, gas, dan Minyak bumi. Ketersediaannya sangat terbatas di alam, apabila dieksploitasi berlebihan akan habis dengan tempo singkat.
Pencemaran Terhadap Sumber Daya Alam
Terjadi karena ulah manusia sendiri yang menyebabkan berubahnya keadaan alam karena adanya unsur-unsur baru atau meningkatnya sejumlah unsur baru sehingga menyebabkan berbagai jenis pencemaran seperti :
1. Pencemaran udara : hasil limbah industri, limbah pertambangan, asap rokok, asap
kendaraan bermotor karena mengeluarkan karbon monoksida, karbon dioksida,
belerang dioksida yang menyebabkan udara tercemar dan susah bernafas.
2. Pencemaran suara-suara dapat ditimbulkan dari bisingnya suara mobil, kereta api,
pesawat udara dan jet.
3. Pencemaran air dari pembuangan sisa-sisa industri secara sembarangan bisa
mencemarkan sungai dan laut.
4. Pencemaran tanah.
Pencemaran dapat dicegah dengan tidak membuang limbah sembarangan seperti pabrik-pabrik yang selalu membuang limbah, mengurangi kendaraan berasap dan mengurangi kebisingan yang ada dan banyak lagi yang lain.
Mengatasi Pencemaran
A. Dengan mengadakan penghijauan dan reboisasi, usaha penghijauan dan reboisasi
hutan dapat mencegah rusaknya lingkungan yang berhubungan dengan air, tanah
dan udara.
b. Dengan membuat sengkedan pada lahan yang miring untuk mencegah erosi dan
menjaga kesuburan tanah yang berbukit-bukit dan miring.
c. Pengembangan daerah aliran sungai merupakan daerah peta terhadap kerusakan dan
pencemaran karena sering terjadi pengikisan lapisan tanah oleh aliran sungai.
d. Pengelolaan air limbah
- dengan pengaturan lokasi industri agar jauh dari pemukiman penduduk
- mencegah agar saluran air limbah jangan sampai bocor
- industri yang menimbulkan air limbah, diwajibkan memasang peralatan
pengendali pencemaran air.
e. Penertiban pembuangan sampah dengan cara sebagai berikut :
1. dibakar
2. untuk makan ternak
3. untuk biogas
4. untuk bahan pupuk
f. Dengan mengadakan daur ulang terhadap bahan-bahan bekas dan sampah organik.
Sumber – Ranggaadhi2@blogger.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
tes